Tips Agar Anggrek Bulan Tetap Segar Meski Sering Dipindah Tempat

Anggrek bulan merupakan salah satu tanaman hias yang banyak dipilih untuk mempercantik rumah, kantor, maupun sebagai hadiah untuk orang terdekat. Bunganya yang elegan dan mampu bertahan cukup lama membuat tanaman ini memiliki daya tarik tersendiri. Namun, ada satu hal yang sering luput dari perhatian, yaitu kondisi anggrek ketika terlalu sering dipindahkan.

Perpindahan tempat dapat membuat anggrek bulan harus beradaptasi kembali dengan lingkungan baru. Perubahan intensitas cahaya, suhu, kelembapan, hingga sirkulasi udara dapat memengaruhi kondisi tanaman dan bunganya. Jika tidak dilakukan dengan tepat, daun bisa terlihat layu, kuncup bunga gugur, atau bunga lebih cepat kehilangan kesegarannya.

Karena itu, penting memahami cara memindahkan anggrek bulan agar tanaman tetap sehat dan tampil menarik.

Mengapa Anggrek Bulan Tidak Sebaiknya Terlalu Sering Dipindahkan?

Anggrek bulan membutuhkan kondisi lingkungan yang relatif stabil. Ketika dipindahkan dari satu ruangan ke ruangan lain, tanaman dapat mengalami perubahan cahaya, temperatur, kelembapan, dan aliran udara secara tiba-tiba.

Sebagai contoh, anggrek yang sebelumnya berada di ruangan dengan cahaya terang tetapi tidak terkena matahari langsung kemudian dipindahkan ke teras yang panas. Perubahan tersebut dapat menyebabkan daun mengalami stres dan bunga menjadi lebih cepat layu.

Hal yang sama dapat terjadi ketika tanaman dipindahkan dari ruangan ber-AC ke area yang panas dan lembap. Meskipun perpindahan sesekali tidak selalu menjadi masalah, terlalu sering mengubah lokasi dapat membuat tanaman kesulitan beradaptasi.

Usahakan meminimalkan perpindahan tempat karena anggrek membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan kondisi cahaya dan lingkungan baru.

Pilih Lokasi yang Stabil

Langkah pertama untuk menjaga anggrek bulan tetap segar adalah menentukan lokasi utama yang sesuai.

Tempat ideal umumnya memiliki cahaya terang dan tidak terkena sinar matahari langsung dalam waktu lama. Cahaya pagi yang lembut bisa menjadi pilihan, sedangkan paparan matahari siang yang terlalu kuat berpotensi membuat daun terbakar.

Selain cahaya, perhatikan juga sirkulasi udara. Ruangan yang memiliki aliran udara cukup membantu menjaga lingkungan tanaman tetap sehat. Namun, hindari menempatkan anggrek tepat di depan hembusan AC atau kipas yang terlalu kuat.

Sebelum memindahkan tanaman, pertimbangkan beberapa faktor berikut:

  • Intensitas cahaya.
  • Suhu ruangan.
  • Kelembapan udara.
  • Sirkulasi udara.
  • Jarak dari AC atau sumber panas.
  • Risiko terkena hujan atau matahari langsung.

Dengan memilih lokasi yang tepat sejak awal, kebutuhan untuk memindahkan tanaman dapat dikurangi.

Jika Harus Dipindahkan, Lakukan Secara Bertahap

Ada kalanya anggrek memang perlu dipindahkan, misalnya ketika ruangan sedang direnovasi, tanaman akan digunakan sebagai dekorasi acara, atau kondisi lokasi sebelumnya tidak lagi sesuai.

Dalam situasi tersebut, hindari perubahan lingkungan yang terlalu ekstrem.

Jika memungkinkan, pindahkan anggrek secara bertahap. Misalnya, tanaman yang sebelumnya berada di area teduh jangan langsung ditempatkan di bawah sinar matahari. Berikan waktu agar tanaman terbiasa dengan tingkat cahaya yang berbeda.

Perhatikan respons tanaman setelah dipindahkan. Daun yang tetap kokoh dan berwarna sehat merupakan salah satu tanda bahwa tanaman dapat beradaptasi dengan baik.

Perhatikan Kondisi Media Tanam

Kesegaran anggrek tidak hanya ditentukan oleh lokasi. Media tanam dan kondisi akar juga memiliki peran penting.

Anggrek bulan membutuhkan media yang mampu memberikan sirkulasi udara pada akar sekaligus tidak menahan terlalu banyak air. Media yang terlalu basah dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko masalah pada akar.

Setelah memindahkan tanaman, jangan langsung memberikan air secara berlebihan hanya karena khawatir tanaman mengalami stres.

Lebih baik periksa kondisi media terlebih dahulu. Frekuensi penyiraman perlu disesuaikan dengan kondisi lingkungan, jenis media, ukuran tanaman, dan kelembapan.

Hindari Memindahkan Tanaman Saat Sedang Berbunga Tanpa Alasan Penting

Ketika anggrek sedang menghasilkan bunga yang indah, sebaiknya tanaman tidak terlalu sering dipindahkan.

Bunga dan kuncup dapat lebih sensitif terhadap perubahan kondisi lingkungan. Getaran atau benturan selama proses pemindahan juga dapat menyebabkan bagian bunga rusak atau kuncup terlepas.

Jika tanaman memang harus dipindahkan, lakukan dengan hati-hati. Pegang pot pada bagian yang kokoh dan hindari menarik batang bunga.

Untuk dekorasi acara atau pemberian hadiah, memilih tanaman dari penyedia yang memahami penanganan anggrek juga dapat membantu menjaga tampilannya.

Jika Anda sedang mencari tanaman yang cocok dijadikan hadiah elegan, hampers bunga anggrek dapat menjadi pilihan menarik karena memadukan keindahan anggrek dengan konsep pemberian yang lebih berkesan.

Jaga Kelembapan Tanpa Membuat Tanaman Terlalu Basah

Anggrek bulan menyukai lingkungan dengan kelembapan yang memadai. Namun, kelembapan bukan berarti tanaman harus terus-menerus berada dalam kondisi basah.

Kelembapan udara dan kadar air pada media tanam merupakan dua hal yang berbeda. Penyiraman berlebihan justru dapat membuat akar bermasalah.

Setelah tanaman berpindah lokasi, amati perubahan lingkungan. Ruangan ber-AC biasanya memiliki karakteristik kelembapan yang berbeda dibandingkan area terbuka. Karena itu, perawatan perlu disesuaikan.

Gunakan pemeriksaan sederhana sebelum menyiram dan pastikan pot memiliki drainase yang baik.

Lindungi Anggrek Saat Proses Pemindahan

Proses pemindahan juga perlu diperhatikan. Jangan membawa anggrek dengan cara memegang batang atau bagian bunganya.

Pastikan pot berada dalam posisi stabil. Jika tanaman akan dibawa menggunakan kendaraan, letakkan di tempat yang tidak mudah terguling dan hindari menaruh barang di atasnya.

Paparan panas berlebihan di dalam kendaraan juga sebaiknya dihindari. Anggrek yang sudah mengalami perubahan suhu ekstrem selama perjalanan dapat membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali beradaptasi.

Untuk kebutuhan hadiah, hampers bunga anggrek sebaiknya juga dikemas dengan mempertimbangkan keamanan tanaman selama proses pengiriman dan pemindahan.

Kenali Tanda Anggrek Mengalami Stres

Setelah dipindahkan, lakukan pengamatan selama beberapa hari. Beberapa perubahan yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Daun terlihat lebih lemas dari biasanya.
  • Daun berubah warna atau muncul bercak.
  • Kuncup bunga mengering atau gugur.
  • Bunga terlihat lebih cepat layu.
  • Akar menunjukkan perubahan warna atau kondisi yang tidak sehat.
  • Pertumbuhan tanaman melambat.

Tidak semua perubahan langsung berarti tanaman mengalami masalah serius. Namun, perubahan lingkungan yang terjadi bersamaan dengan gejala tersebut perlu menjadi perhatian.

Hindari melakukan terlalu banyak tindakan sekaligus. Evaluasi kembali lokasi, pencahayaan, penyiraman, dan sirkulasi udara sebelum menentukan langkah perawatan berikutnya.

Anggrek sebagai Hadiah yang Tetap Elegan

Anggrek bulan bukan hanya tanaman hias, tetapi juga dapat menjadi simbol perhatian dan apresiasi. Karena tampilannya elegan, tanaman ini cocok diberikan dalam berbagai kesempatan, mulai dari ulang tahun, ucapan terima kasih, perayaan bisnis, hingga momen spesial keluarga.

Konsep hampers bunga anggrek membuat pemberian tanaman terasa lebih personal sekaligus memiliki nilai estetika.

MutiariOrchid.com dapat menjadi salah satu pilihan bagi Anda yang ingin menemukan rangkaian anggrek untuk kebutuhan hadiah maupun dekorasi. Dengan memilih tanaman yang dirawat dengan baik, penerima hadiah juga memiliki peluang lebih besar untuk mempertahankan keindahannya setelah tanaman sampai di tempat tujuan.

FAQ Seputar Anggrek Bulan yang Sering Dipindahkan

Apakah anggrek bulan boleh sering dipindahkan?

Sebaiknya tidak terlalu sering. Anggrek membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan perubahan cahaya, suhu, kelembapan, dan sirkulasi udara.

Apakah memindahkan anggrek saat berbunga aman?

Boleh jika memang diperlukan, tetapi lakukan dengan hati-hati. Hindari benturan pada batang dan bunga karena bagian tersebut relatif mudah rusak.

Mengapa bunga anggrek cepat layu setelah dipindahkan?

Salah satu penyebabnya dapat berupa perubahan lingkungan secara mendadak. Perubahan cahaya, suhu, kelembapan, dan sirkulasi udara dapat memengaruhi kondisi tanaman.

Apakah anggrek harus terkena sinar matahari langsung?

Tidak selalu. Anggrek bulan umumnya lebih sesuai ditempatkan di area dengan cahaya terang tetapi terlindung dari paparan matahari langsung yang terlalu kuat.

Bagaimana cara menjaga anggrek tetap segar setelah pengiriman?

Tempatkan tanaman di lokasi yang sesuai, hindari perubahan lingkungan ekstrem, periksa kondisi media sebelum menyiram, dan berikan waktu bagi tanaman untuk beradaptasi.

Apakah anggrek cocok dijadikan hampers?

Ya. Anggrek bulan memiliki tampilan elegan sehingga cocok digunakan sebagai hadiah untuk berbagai kesempatan. Pengemasan yang tepat juga dapat membuat pemberian terasa lebih istimewa.

Pilih Anggrek yang Tepat untuk Momen Spesial

Merawat anggrek bulan agar tetap segar sebenarnya tidak harus rumit. Kuncinya adalah memberikan lingkungan yang stabil, menghindari perpindahan yang tidak perlu, serta melakukan perubahan lokasi secara perlahan ketika memang diperlukan.

Jika Anda ingin memberikan tanaman yang cantik sekaligus berkesan, hampers bunga anggrek bisa menjadi alternatif hadiah yang lebih tahan lama dibandingkan bunga potong.

Temukan pilihan anggrek dan kebutuhan hadiah Anda melalui MutiariOrchid.com. Pilih anggrek yang sesuai dengan momen, lalu jadikan hadiah sederhana terasa lebih istimewa.

Cara Merawat Anggrek Bulan Yang Masih Kecil

Cara Merawat Anggrek Bulan Yang Masih Kecil

Memiliki halaman pada rumah Anda sendiri adalah hal yang sangat menyenangkan. Dengan adanya halaman di rumah bisa memberikan Anda sebuah kebebasan untuk menentukan tanaman apa saja yang ingin ditanam untuk membuat rumah Anda bisa terlihat lebih menarik lagi. Salah satu tanaman hias yang bisa Anda jadikan opsi untuk ditanam di rumah adalah anggrek bulan.
Anggrek merupakan salah satu tanaman hias yang sangat diminati dan sempat menjadi primadona dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu yang bisa membuat tanaman anggrek menjadi sangat menarik adalah karena daunnya yang sangat indah dan memiliki warna menarik.

Cara Menanam Anggrek Bulan

Anggrek bulan adalah salah satu tanaman anggrek yang berasal dari negara-negara yang berada di Asia Tenggara dan Australia. Tanaman ini mempunyai akar yang berukuran besar dan tebal dan memiliki daun dengan warna putih yang bisa bertahan dalam waktu yang sangat lama.
Menanam tanaman di rumah adalah hal yang sangat mudah untuk dilakukan. Memiliki halaman sendiri di rumah bisa memberikan kebebasan bagi Anda sebagai pemilik rumah untuk berkreasi dan menciptakan sebuah halaman rumah yang menarik dan indah untuk dipandang. Memiliki halaman bisa menjadi sebuah hobi yang positif. Bahkan tidak sedikit juga yang bisa menghasilkan uang karena berhasil menanam berbagai tanaman yang menarik dan mempunyai nilai jual.

1. Menyiapkan Media Tanam

Menanam tanaman anggrek sedikit berbeda dari tanaman hias pada umumnya. Anda harus mencari bibit anggrek bulan yang baik dan mempunyai indukan yang kuat dan tidak mudah sakit. Setelah bibit anggrek sudah siap, barulah Anda bisa menyiapkan beberapa hal berikut ini:
  • Pot yang terbuat dari tanah liat atau genteng. Pot yang terbuat dari tanah liat atau genteng memiliki kemampuan penyerapan air yang sangat baik sehingga tanaman tidak akan menerima air secara berlebihan.
  • Pecahan batu bata dan media tanam yang terbuat dari arang kayu atau tanaman pakis yang sudah dipotong.
  • Pupuk yang memiliki kandungan nitrogen tinggi agar daun bisa tumbuh dengan baik.
  • Berbagai jenis insektisida untuk mengatasi hama tanaman.

2. Melakukan Penanaman

Setelah bibit dan seluruh peralatan sudah Anda siapkan barulah proses penanaman bisa dilakukan. Ikutilah cara seperti yang ada di bawah ini:
  • Isilah pot tanah liat yang sudah disiapkan sebelumnya dengan mengisi sepertiga pot dengan pecahan batu bata. Pecahan bata tersebut akan berfungsi sebagai penghalang dan mencegah agar pot tidak mudah jatuh apabila tanaman sudah semakin besar.
  • Rebus media tanam arang kayu dengan menggunakan air panas. Potong arang kayu yang masih berukuran besar hingga menjadi ukuran kecil. Masukkan media tanam tersebut ke dalam pot hingga penuh.
  • Masukkanlah bibit anggrek bulan ke dalam pot secara perlahan dan perhatikan agar akar dari anggrek tidak ada yang putus atau rusak. Pastikan agar akar dari tanaman bisa masuk ke dalam media tanam dengan baik.
  • Diamkan terlebih dahulu tanaman selama 3 hari dan jangan menyiram tanaman karena tanaman membutuhkan waktu untuk beradaptasi.

3. Menyiram Tanaman Anggrek

Proses yang selanjutnya adalah mulai menyiram tanaman anggrek. Proses penyiraman tanaman anggrek bulan bisa dilakukan setidaknya 3 hari setelah proses penanaman berhasil. Lakukan penyiraman saat pagi hari ketika matahari masih belum naik.
Hindari untuk menyiram tanaman anggrek sampai berlebihan, oleh karena itulah pot yang mempunyai drainase terbaik. Jika memungkinkan, sebaiknya menyiram tanaman hanya dengan menggunakan spray tangan agar anggrek tidak terlalu banyak menerima air.
Ketika memasuki musim hujan, pindahkan pot dari halaman rumah Anda agar tanaman tidak terkena air hujan. Ketika Anda hendak bepergian, pastikan agar tanaman tidak Anda simpan di luar rumah untuk menghindari terkena air hujan dan menjadi busuk dalam waktu yang singkat.

4. Berikan Nutrisi agar Bisa Tumbuh dengan Baik

Setiap tanaman membutuhkan nutrisi agar bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Tanaman anggrek membutuhkan pupuk cair yang mempunyai kandungan nitrogen yang tinggi. Siapkan pupuk cair ke dalam wadah semprot, lalu semprotkanlah pupuk pada daun dari tanaman anggrek yang Anda miliki.
Tanaman anggrek yang baru ditanam juga sangat rentan terhadap serangan hama, oleh karena itulah Anda harus melakukan pengendalian hama agar tanaman bisa terhindar dari serangan hama saat sedang melewati proses pertumbuhan.

Cara Merawat Anggrek Bulan di Rumah

Sama seperti makhluk hidup, tanaman anggrek juga membutuhkan perawatan secara berkala agar bisa tumbuh dengan baik. Di bawah ini adalah cara merawat anggrek bulan yang bisa Anda ikuti sendiri dengan mudah:

1. Pencahayaan

Tanaman anggrek membutuhkan pencahayaan secara tidak langsung agar pertumbuhannya bisa berjalan dengan baik. Apabila daun terlalu lama terkena sinaran matahari maka otomatis daun tersebut akan menjadi layu dan rusak. Warna dari daunnya akan menunjukkan apakah jumlah pencahayaan yang diterimanya terlalu sedikit atau terlalu banyak. Jika anggrek bulan terlalu banyak mendapatkan cahaya dan panas matahari maka warna daunnya akan berubah menjadi lebih gelap hingga kemerahan.

2. Suhu

Tanaman anggrek sangat rentan terhadap udara yang dingin. Pastikan agar Anda selalu membawa pot anggrek Anda ke dalam rumah agar tanaman tersebut tidak rusak karena disimpan semalaman di udara yang dingin.

3. Pemberian Air

Secara umum, tanaman anggrek membutuhkan setidaknya disiram selama satu kali dalam seminggu. Namun jika cuaca sedang panas-panasnya maka Anda bisa menyiram tanaman sekali setiap dua hari. Berikan air dalam jumlah yang sedikit, jika memungkinkan Anda bisa menggunakan alat semprot untuk menyiram daunnya saja.
Hindari untuk membuat isi pot menjadi terlalu basah dan lembab karena tanaman akan menjadi busuk dalam waktu yang sangat singkat. Lakukan penyiraman setidaknya setiap pagi saat cuaca masih sejuk dan matahari belum terlalu panas.

4. Pemupukan Secara Berkala

Setiap tanaman membutuhkan pupuk agar bisa tumbuh dengan baik dan memberikan warna daun yang cerah dan indah. Berikanlah pupuk pada tanaman anggrek bulan secara berkala setiap dua minggu sekali. HIndari memberikan pupuk secara berlebihan karena larutan pupuk yang keras bisa merusak kualitas dari akar dan daunnya.
Cara Merawat Anggrek Bulan Agar Rajin Berbunga Secara Cepat

Cara Merawat Anggrek Bulan Agar Rajin Berbunga Secara Cepat

Tanaman Anggrek sering jadi pilihan tanaman hias bagi banyak orang. Namun, merawat anggrek perlu perlakuan khusus. Tidak dapat dilakukan secara sembarangan.

Tumbuhan dengan nama latin Orchidaceae ini umumnya menempel pada media lain, seperti arang, pecahan genting, sabut kelapa, akar pakis, potongan kulit pinus, batang tanaman, atau batuan.

Berikut tips cara merawat anggrek buat Anda yang ingin memulai dari awal, dikutip dari laman sehat

Cara Merawat Anggrek Bulan Agar Rajin Berbunga Secara Cepat

1. Pilih media tanam yang cocok

Hal pertama yang harus Anda lakukan dalam merawat anggrek bulan agar rajin berbunga, adalah pemilihan media tanam. Sebab, anggrek tidak tumbuh di tanah pot biasa.

Sebaiknya, gunakan campuran media tanam yang dibuat khusus untuk anggrek, seperti lumut, kulit kayu, gabus, atau potongan batu bata, yang memungkinkan akarnya bernapas. Kombinasi media tanam, air, dan pupuk akan menciptakan lingkungan sedikit asam bagi anggrek untuk tumbuh.

2. Letakkan anggrek di tempat yang menerima cahaya tidak langsung

Cara merawat tanaman anggrek berikutnya adalah memperhatikan penempatannya. Anggrek menyukai sinar matahari. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di tempat yang mendapatkan cahaya matahari secara tidak langsung hampir sepanjang hari.

Tumbuhan anggrek tidak menyukai cahaya matahari langsung karena dapat membuatnya terlalu cepat kering dan merusak bunganya. Meletakkan anggrek dekat jendela yang menghadap ke timur dinilai sebagai posisi ideal karena bisa mendapatkan banyak cahaya pagi yang tidak terlalu terik. Periksa warna daun anggrek secara rutin. Jika warnanya mulai menggelap, itu tandanya tanaman ini membutuhkan lebih banyak cahaya.

3. Menyiram anggrek secara teratur

Aspek lain yang penting dalam cara merawat anggrek agar cepat berbunga adalah penyiraman. Anggrek menyukai iklim lembab yang hangat. Jadi, siramlah tanaman ini dengan air bersuhu ruangan. Sebab, menyiramnya dengan air es atau dingin dapat merusak sistem akar atau daun tanaman karena suhunya yang terlalu dingin.

Untuk menyiram anggrek, keluarkan tanaman ini dari pot pajangannya, kemudian siram dengan air selama 15 detik. Biarkan anggrek mengering sepenuhnya sebelum meletakkannya kembali ke dalam pot.

Selain itu, jangan menyiram anggrek lebih dari sekali seminggu. Jika Anda tidak yakin apakah anggrek mendapatkan cukup air atau tidak, perhatikan akarnya. Apabila akarnya hijau cerah, itu berarti anggrek telah mendapatkan cukup air. Namun, jika warnanya mulai memutih, tanaman ini membutuhkan penyiraman yang lebih baik.

4. Perhatikan suhu dan kelembaban sekitar

Tumbuhan anggrek membutuhkan kelembaban tinggi dan aliran udara di sekitar akar. Tanaman ini tumbuh paling baik pada suhu di atas 10 derajat celcius, tetapi di bawah 30 derajat celcius. Bunga anggrek dapat bertahan lebih lama jika kamu dapat menyediakan lingkungan yang hangat dan agak lembab.

Cara merawat bunga anggrek lainnya yang perlu diperhatikan adalah jangan meletakkannya di tempat yang terkena angin atau sinar matahari langsung. Sebab, udara dingin, kering, dan panas dapat merusak bunga-bunga halus ini.

5. Berikan pupuk pada tanaman

Pemupukan diperlukan untuk mendukung pertumbuhan tanaman anggrek. Anda dapat memberinya pupuk NPK yang mengandung tiga unsur hara, yaitu nitrogen, fosfor, dan kalium.

Selain pupuk yang diberikan pada media tanam dan diserap akar, ada pula pupuk yang dapat disemprotkan pada daun. Anda tidak perlu terlalu sering memberikan pupuk pada anggrek. Cukup sekitar dua kali seminggu saja.

6. Jangan memotong akar tanaman

Beberapa akar anggrek akan mulai tumbuh di atas pot. Namun, jangan memotongnya karena akar tersebut dapat membantu tanaman menerima lebih banyak energi. Sebaliknya, memotong akar justru bisa mengubah kesehatan tanaman anggrek bulan. Itulah mengapa penting memperhatikan cara merawat anggrek bulan setelah berbunga.

Anda hanya perlu memotong akar anggrek jika sudah kering atau mati. Namun, potonglah dengan hati-hati agar tidak terlalu dalam karena dapat berbahaya bagi tanaman anggrek.

7. Mengendalikan hama

Selanjutnya, cara merawat bunga anggrek yang perlu dilakukan adalah mengendalikan hama yang mengganggu. Berbagai hama tanaman menyukai anggrek, seperti kutu daun, agas jamur, kutu putih, tungau, atau lalat putih menyukai anggrek.

Namun, Anda dapat membasminya dengan menyemprotkan air sabun, atau campuran alkohol gosok dan beberapa tetes sabun cuci piring, yang bisa melenyapkan hama tanaman tersebut.

8. Memangkas batang tanaman anggrek yang tua

Anda dapat memangkas batang tanaman yang tua agar muncul bunga baru. Pastikan alat yang digunakan untuk memangkas anggrek kondisinya tajam dan steril.

Potongan harus bersih agar tanaman anggrek lebih sehat. Selain itu, singkirkan bunga anggrek yang memudar agar tanaman tidak menghabiskan energi untuk pertumbuhan bunga-bunga tua.

9. Mengganti pot tanaman

Pemeliharaan anggrek bulan juga perlu memperhatikan penggantian pot tanaman saat dibutuhkan atau kira-kira setiap dua tahun sekali.

Bukan hanya potnya, Anda juga harus memperbaharui media tanam di dalamnya.Selain itu, jika kamu melihat akar anggrek telah tumbuh melebihi potnya atau mulai merayap di sisi pot, itu adalah tanda bahwa pot sudah terlalu kecil sehingga perlu diganti.

Cara Merawat Anggrek Bulan Agar Sehat dan Subur

Cara Merawat Anggrek Bulan Agar Sehat dan Subur

Sudah tahukah anda kalau anggrek bulan adalah Puspa Pesona atau salah satu bunga nasional Indonesia? Bunga ini sangat anggun karena bentuk kelopaknya menyerupai kupu-kupu dan tumbuh menjuntai. Warnanya sendiri ada 3 pilihan, yaitu ungu, putih, dan kuning. Ketiga warna bunga anggrek bulan ini sama cantiknya dan kontras dengan warna daunnya yang hijau tua. Tidak heran kalau ada banyak orang yang menginginkannya untuk menghias hunian.

Akan tetapi, perawatan anggrek bulan tidak boleh dilakukan sembarangan supaya bunganya tumbuh sempurna dan bisa memancarkan kecantikannya. Oleh karena itu, pahami dan terapkan 6 cara merawat anggrek bulan yang tepat ini bersama Kania!

Anggrek bulan dapat bertumbuh dengan baik dalam suhu udara 23 hingga 30 derajat Celcius. Kriteria suhu udara ini sudah sesuai dengan iklim Indonesia sehingga anda tidak perlu menggunakan pengatur suhu lagi. Sementara itu, untuk kelembapannya, anggrek bulan membutuhkan pada kisaran angka 60%. Supaya kelembapannya terjaga, anda bisa meletakkan wadah berisi air di bagian bawah pot.

Perawatan Anggrek Bulan

Tidak Perlu Banyak Sinar Matahari

Anggrek bulan tetap membutuhkan sinar matahari untuk berfotosintesis. Namun, intensitas sinar mataharinya tidak boleh berlebihan. Anda bisa meletakkan anggrek bulan di luar ruangan, tapi harus ada penghalang supaya tidak terkena sinar matahari langsung. Misalnya saja di teras rumah yang ada kanopinya atau di bawah naungan pohon yang rindang.

Perhatikan warna daunnya, jika berubah menjadi kecokelatan atau hijau kekuningan itu tandanya mereka mendapatkan terlalu banyak sinar matahari. Segera pindahkan ke area yang lebih teduh dan sejuk, ya!

Perhatikan Sirkulasi Udara

Jika anda berencana untuk meletakkan anggrek bulan di dalam ruangan, kelancaran sirkulasi udara perlu diperhatikan. Ini merupakan salah satu cara untuk menstabilkan kelembapan yang dibutuhkan anggrek bulan. Jangan letakkan di ruang yang tertutup rapat. Lebih baik letakkan di dekat jendela, rooster, atau exhaust fan.

Menyiram dengan Takaran yang Pas

Bunga anggrek bulan sebaiknya disiram dengan sedikit air, tapi sering. Pada cuaca normal, cukup 2 kali sehari, yaitu pada pagi dan sore hari. Sedangkan saat cuaca panas, siramlah 3 kali sehari. Bila perlu, semprotkan air pada permukaan daun untuk menjaga kelembapannya. Jangan menyiram dalam jumlah banyak karena dapat menyebabkan air tergenang dan akar membusuk. Kemudian, pilihlah pot dengan lubang di bagian bawah supaya sisa air dapat mengalir keluar.

Selain memilih pot yang tepat, anda juga bisa mempertimbangkan rak pot tanaman seperti ini. Karena anggrek bulan adalah tanaman yang tumbuh menjuntai, buat anda yang takut untuk menggantungnya karena berisiko terjatuh, akan lebih baik jika menggunakan rak yang stabil. Tinggi rak di atas adalah sekitar 1 meter. Sudah cukup untuk membiarkan bunga anggrek bulan menjuntai dengan anggun.

Cegah Serangan Hama

Anggrek bulan tidak tangguh terhadap serangan hama tanaman. Jadi, alangkah baiknya jika anda melakukan upaya pencegahan terlebih dahulu. Misalnya dengan rutin menyemprotkan pestisida dan fungisida. Bisa juga menggunakan sedotan atau tiang kecil yang sudah dilapisi lem serangga untuk mencegah anggrek bulan dihinggapi hama.

Beri Pupuk

Jika kelima cara di atas sudah dilakukan, anda perlu pertimbangkan cara terakhir ini sebagai pelengkap. Dengan pemberian pupuk rutin, anggrek bulan bisa tumbuh lebih subur dan warnanya lebih cantik lagi. Jenis pupuk yang paling sesuai untuk anggrek bulan adalah pupuk organik cair dengan intensitas pemberian seminggu sekali atau mengikuti anjuran produsen pupuk tersebut.

Itulah 6 cara merawat bunga anggrek bulan yang tepat dan mudah diterapkan oleh para pemula. Ingat, kecantikan bunga anggrek tidak bisa langsung terlihat dalam waktu singkat. Bersabarlah dan tetap jalankan cara-cara di atas secara rutin. Semoga berhasil!